Setiap hari kesembilan pada bulan kesembilan kalender Lunar, semua anggota keluarga-keluarga di Hongkong akan berkumpul dan pergi bersama-sama ke kuil untuk melakukan ritual kuno nenek moyang mereka.Ritual ini kemudian dilanjutkan dengan menaiki tempat-tempat yang tinggi di kota Hongkong, melanjutkan tradisi yang telah ada sejak jaman dinasti Han(202-220 SM).

Tradisi tersebut berawal ketika seorang tukang ramal menasehati seorang laki-laki agar membawa keluarganya ke tempat yang tinggi pada hari kesembilan bulan kesembilan. Laki-laki itu kemudian membawa seluruh keluarganya ke atas bukit, dan terperangah ketika melihat seluruh penduduk di desanya terbunuh sewaktu mereka pergi ke atas bukit. Dari tradisi yang telah dilakukan berabad-abad lamanya, saat ini Chung Yeung Festival Hongkong akan telah dikemas menjadi sajian yang sangat menarik dan item pariwisata yang menonjol di Hongkong. Orang pun mengenalnya menjadi festival untuk menaiki tempat-tempat yang tinggi di kota Hongkong.

Pada Chung Yeung Festival Hongkong, orang-orang Hongkong akan pergi ke luar rumah untuk berpiknik seharian bersama teman maupun keluarga. Mereka biasanya membawa kue ‘ko’ dan memakannya bersama-sama dengan anggota keluarga. Lafal bahasa China ‘ko’ kurang lebih artinya sama dengan ‘tinggi’ atau ‘puncak’, sehingga dengan makan kue ‘ko’ mereka berharap akan mendapatkan posisi yang lebih baik, seperti dipromosikan di tempat kerja atau naik pangkat misalnya.

Berbeda dengan perayaan Chung Yeung tempo dulu, pada waktu itu orang-orang tua dan anak-anaknya akan merayakannya dengan minum teh chrysan dan makan kue ‘gao’, kue yang terbuat dari tepung beras. Anak-anak akan diajarkan puisi chrysanthemums, di beberapa tempat bahkan menggelar pertunjukkan chrysanthemum. Perlombaan panjat gunung juga menjadi acara yang popular kala itu. Saat ini, orang-orang Hongkong lebih suka berpiknik di luar rumah saat perayaan Chung Yeung, mencari tempat-tempat tinggi, sambil makan-makan bersama keluarga. Pagelaran Festival Chung Yeung akan membuat tempat ketinggian, seperti the Peak akan sangat sesak di padati pengunjung untuk mencari keberuntungan sambil melestarikan tradisi budaya nenek moyang.

Klik Event dan Festival Hongkong yang lainnya!

Selamat berkunjung!